Seni Tawar Menawar & Kontrak Sosial
"Di Maroko, transaksi jarang hanya tentang uang. Ini adalah pertukaran sosial, percakapan, dan seringkali, sebuah pertunjukan."
Tarian Tawar Menawar
Banyak pengunjung merasa tawar menawar itu membuat stres, melihatnya sebagai olahraga tempur. Ubah sudut pandang Anda. Di Souk, tawar menawar adalah cara pedagang berinteraksi dengan pelanggan. Hal itu diharapkan.
- Harga Hanyalah Angka: Harga awal seringkali 2-3 kali lipat dari nilai sebenarnya. Jangan tersinggung. Senyum dan tawar balik.
- Berjalan Pergi: Alat negosiasi yang paling ampuh adalah kemampuan Anda untuk dengan sopan mengatakan "terima kasih" dan pergi. Jika harganya adil, mereka akan memanggil Anda kembali.
- Tetap Santai: Bercanda, tersenyum, dan memuji toko. Marah atau agresif adalah kesalahan besar.
Diundang ke Rumah?
Diundang ke rumah orang Maroko untuk minum teh atau makan couscous adalah kehormatan tinggi.
- Lepas Sepatu: Biasanya, Anda akan meninggalkan sepatu di depan pintu. Cari tumpukan sepatu dan ikuti.
- Bawa Hadiah: Kue-kue, manisan, atau kerucut gula dihargai. Hindari alkohol kecuali Anda yakin tuan rumah minum.
- Puji Rumah: "Tbarkallah" (Masya Allah) adalah hal yang indah untuk diucapkan saat mengagumi rumah atau anak-anak, melindungi dari pandangan jahat (ain).
- Makan Apa yang Ditawarkan: Menolak makanan bisa dianggap menolak keramahan. Bahkan suapan kecil menunjukkan rasa hormat.
Konsep "Hshuma"
Hshuma diterjemahkan secara kasar menjadi "malu" atau "aib," tetapi itu mengatur banyak perilaku sosial. Menyebabkan seseorang kehilangan muka atau merasa malu di depan umum harus dihindari dengan segala cara. Ini sebabnya komunikasi sering tidak langsung; "tidak" yang keras diganti dengan "Insya Allah" (Jika Allah menghendaki) atau alasan yang samar untuk menghindari menyinggung perasaan.